Jembatan Gantung Yang di Bangun 2 Tahun Lalu di Kampung Menteri Pertanian Hanyut terseret Air

Jembatan gantung sepanjang 81 meter yang dibangun personil TNI dua tahun lalu, hanyut di terpa banjir minggu 9/6/2019

mediautama-sulawesi.co.id, Bone — Jembatan gantung di Mattiro Deceng, Kabupaten Bone, hanyut, Minggu (9/6/2019).

Jembatan yang juga dikenal dengan Jembatan Salo Menraleng, menghubungkan Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, dengan Desa Mattiro Deceng, Kecamatan Libureng.

Desa Mappesangka tak lain adalah kampung Mentan RI A Amran Sulaiman, dan Wagub Sulsel A Sudirman Sulaiman.

Kerusakan jembatan lantaran debit air sungai Walanae yang tinggi menyapu fisik jembatan, yang terbuat dari bahan kayu dan besi.

Jembatan gantung sepanjang 81 meter tersebut, dibangun personil TNI dua tahun lalu, 2016.

Komandan Kodim(Dandim) 1407 Bone Letkol Inf Mustamin, membenarkan hal tersebut.

“Betul, jembatan yang dibangun anggota rusak di daerah tersebut,” kata Letkol Inf Mustamin kepada wartawan

dikonfirmasi terpisah,Hal senada juga disampaikan Camat Ponre H Amirat.

“Kondisi terakhir hari ini, Jembatan Gantung Mattirodeceng rusak akibat tingginya debit air sungai,” kata Camat Ponre H Amirat yang dikonfirmasi wartawan.

Jembatan itu diresmikan Aster Kasad Mayjen TNI Komaruddin, bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, pada Kamis (13/10/2016) lalu.

Bupati Bone Dr H Andi Fahsar M Padjalangi beserta Danrem 141 Toddoppuli Kolonel Kav Yotanabey turut hadir dalam peresmian jembatan kala itu.

Jembatang gantung Mattirodeceng, Kecamatan Ponre, Bone berjarak sekitar 100 kilometer dari Kota Watampone, Kabupaten Bone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *